Tak ada waktu tuk menjelaskan
Tak sangka ini kan datang
Tiap liku berbagi hidup
Sejenak melepas lelah
Kau tinggalkan diriku
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan
Ingat kembali yang terjadi
Tiap langkah yang kita pilih
Meski terkadang perih
Harapan untuk yang terbaik
Sekeras karang kita coba
Tetap kau tinggal diriku
Tak akan ku halangi
Walau ku tak ingin kau pergi
Kan ku bangun rumah ini
Walau tanpa dirimu
(hujan turun - by sheila on 7)
dalam lagu ini, ternyata hujan memiliki makna konotasi juga...
dan bagusnya lagu ini juga, dia terdownload di waktu yang tepat setelah responsi nightmare itu terjadi dan akhirnya makna konotasi hujan ini (sialnya) terealisasi dalam kehidupan saya...
~maaf dok.... =c
Sabtu, 30 April 2011
Kamis, 28 April 2011
Kamis, 21 April 2011
....
From the moment I met you I just knew you'd be mine
You touched my hand and I knew that this was gonna be our time
I don't ever wanna lose this feeling
I don't wanna spend a moment apart
Cos you bring out the best in me, like no one else can do
That's why I'm by your side
~dedicated to someone there~
You touched my hand and I knew that this was gonna be our time
I don't ever wanna lose this feeling
I don't wanna spend a moment apart
Cos you bring out the best in me, like no one else can do
That's why I'm by your side
~dedicated to someone there~
Rabu, 13 April 2011
Thanks to...
Hari senin yang lalu..ada yang mengirimkan pesan kepada saya pada pukul 05.34, di hari pertama saya koass..
Isinya kurang lebih seperti ini (dengan editan seperlunya) :
Ketika kamu menghabiskan semua waktumu di rumah sakit dengan pasienmu sehingga ga bisa sering kumpul bareng teman atau kolega, kamu jangan merasa sedih/bosan/capek. Cepat atau lambat, kita yang lainnya juga bakal merasakan hal itu, karena bukannya kita sudah memilih, bahwa dengan cara inilah kita akan mengisi kehidupan kita.
Ikhlaskan saja, tetap semangat dan menjaga niat buat melakukan yang terbaik, kebahagiaan akan kamu temukan di sekelilingmu, termasuk dari pasien-pasienmu.
~cepet nyusul yaa....~
Isinya kurang lebih seperti ini (dengan editan seperlunya) :
Ketika kamu menghabiskan semua waktumu di rumah sakit dengan pasienmu sehingga ga bisa sering kumpul bareng teman atau kolega, kamu jangan merasa sedih/bosan/capek. Cepat atau lambat, kita yang lainnya juga bakal merasakan hal itu, karena bukannya kita sudah memilih, bahwa dengan cara inilah kita akan mengisi kehidupan kita.
Ikhlaskan saja, tetap semangat dan menjaga niat buat melakukan yang terbaik, kebahagiaan akan kamu temukan di sekelilingmu, termasuk dari pasien-pasienmu.
~cepet nyusul yaa....~
Senin, 11 April 2011
Rain
I always like walking n the rain, so no one can see me crying..
-Charlie Chaplin-
Suka kata-kata ini..meskipun ga pernah melakukan...suatu saat bakal ta coba...
-Charlie Chaplin-
Suka kata-kata ini..meskipun ga pernah melakukan...suatu saat bakal ta coba...
Minggu, 10 April 2011
Long Distance Relationship...With whom??
Sebuh pilihan yang sulit.....
Dimana saat – saat bisa bertemu dia adalah saat-saat langka yang perlu perjuangan besar hanya untuk bisa bertatap muka dengan dia..
Dimana hanya untuk bicara dengan dia pun memerlukan biaya dan itupun dibatasi waktu...
Dimana untuk melihat wajahnya pun mengharuskan kamu memiliki banyak pulsa hanya untuk sebuah video call yang lagi-lagi dibatasi waktu dan sinyal..
Dimana waktu bertemu dengan dia pun bisa dihitung dengan jari...
Dimana untuk makan malam saja harus melewati fase khayalan..
Dimana bentuk nyatanya begitu sulit dijangkau..
Haruskah??? Wakakakaka....
Haha..postingan geje...dibuat H-2 sebelum koass, dengan keadaan sub febris..
Tapi, dengan kekurangan yang ada, setidaknya kamu tidak akan merasa (cepat) jenuh..
Dimana saat – saat bisa bertemu dia adalah saat-saat langka yang perlu perjuangan besar hanya untuk bisa bertatap muka dengan dia..
Dimana hanya untuk bicara dengan dia pun memerlukan biaya dan itupun dibatasi waktu...
Dimana untuk melihat wajahnya pun mengharuskan kamu memiliki banyak pulsa hanya untuk sebuah video call yang lagi-lagi dibatasi waktu dan sinyal..
Dimana waktu bertemu dengan dia pun bisa dihitung dengan jari...
Dimana untuk makan malam saja harus melewati fase khayalan..
Dimana bentuk nyatanya begitu sulit dijangkau..
Haruskah??? Wakakakaka....
Haha..postingan geje...dibuat H-2 sebelum koass, dengan keadaan sub febris..
Tapi, dengan kekurangan yang ada, setidaknya kamu tidak akan merasa (cepat) jenuh..
Senin, 04 April 2011
Tulisan yang galau....
Akhir-akhir ini saya sering galau..
Entah karena kata-kata itu sedang ngetrend sehingga saya tersugesti untuk galau atau memang hal itu sedang outbreak,mewabah, karena sebagian besar teman-teman saya pun merasakan hal yang sama...Dan saya merasa saya tertular.
Galau. Sulit mendefinisikannya.Galau di kamus saya berarti keadaan ga enak,dimana kamu tidak bisa mengungkapkan ketidakenakan (entah tak bisa mendifinisikan atau memang tidak ingin berbagi) itu kepada siapapun sehingga diplihlah suata kata 'galau' sebagai kambing hitam...
Satu hal yang pasti tentang galau hari ini, saya galau karena pilihan saya.
Saya galau karena saya takut tak bisa menjadi dewasa seperti yang diharapkan oleh suatu konsekuensi atas pilihan saya.
Ketika piiran jernih dan tenang itu dibutuhkan, lagi-lagi oleh keonsekuensi pilihan saya, saya takut tak bisa memberikan itu. Saya takut jikalau nantinya saya tidak bisa setenang yang diharapkan.
Konsekuensi itu mebutuhkan kedewasaan yang melebihi usia saya. Bahkan jauh melebihi apa yang bisa saya sanggup bayangkan dalam fantasi saya tentang pilihan saya itu...
Saya tidak ada ide untuk semua ini, Tuhan....
Entah saya harus memaksa suatu kedewasaan itu menancap, yang walaupun saya tahu tubuh saya beberapa hari ini sudah melakukan penolakan seberapa pun keras usaha saya melakukan rayuan...
Atau tetap menjadi apa yang diri saya inginkan, membiarkan mengalir seperti air, tanpa melawan arus, dan membiarkan lambat laun diri saya digerogoti oleh rasa bersalah karena telah salah membuat keputusan atas hidup saya...
Terpuruk..benar-benar terpuruk...
Semoga saya bisa bangkit, Tuhan...
dibuat bersama hujan..beberapa saat sebelum divaksin hepatitis..
Entah karena kata-kata itu sedang ngetrend sehingga saya tersugesti untuk galau atau memang hal itu sedang outbreak,mewabah, karena sebagian besar teman-teman saya pun merasakan hal yang sama...Dan saya merasa saya tertular.
Galau. Sulit mendefinisikannya.Galau di kamus saya berarti keadaan ga enak,dimana kamu tidak bisa mengungkapkan ketidakenakan (entah tak bisa mendifinisikan atau memang tidak ingin berbagi) itu kepada siapapun sehingga diplihlah suata kata 'galau' sebagai kambing hitam...
Satu hal yang pasti tentang galau hari ini, saya galau karena pilihan saya.
Saya galau karena saya takut tak bisa menjadi dewasa seperti yang diharapkan oleh suatu konsekuensi atas pilihan saya.
Ketika piiran jernih dan tenang itu dibutuhkan, lagi-lagi oleh keonsekuensi pilihan saya, saya takut tak bisa memberikan itu. Saya takut jikalau nantinya saya tidak bisa setenang yang diharapkan.
Konsekuensi itu mebutuhkan kedewasaan yang melebihi usia saya. Bahkan jauh melebihi apa yang bisa saya sanggup bayangkan dalam fantasi saya tentang pilihan saya itu...
Saya tidak ada ide untuk semua ini, Tuhan....
Entah saya harus memaksa suatu kedewasaan itu menancap, yang walaupun saya tahu tubuh saya beberapa hari ini sudah melakukan penolakan seberapa pun keras usaha saya melakukan rayuan...
Atau tetap menjadi apa yang diri saya inginkan, membiarkan mengalir seperti air, tanpa melawan arus, dan membiarkan lambat laun diri saya digerogoti oleh rasa bersalah karena telah salah membuat keputusan atas hidup saya...
Terpuruk..benar-benar terpuruk...
Semoga saya bisa bangkit, Tuhan...
dibuat bersama hujan..beberapa saat sebelum divaksin hepatitis..
Jumat, 01 April 2011
......
I'm just tired..
I'm tired of making the same routine everyday
I'm tired of waking up alone..Pushing myself to get out of the bed...
I'm just tired... That's my excuse..
-sekian-
I'm tired of making the same routine everyday
I'm tired of waking up alone..Pushing myself to get out of the bed...
I'm just tired... That's my excuse..
-sekian-
Langganan:
Komentar (Atom)
