Hai bertemu lagi kita
Hari ini tanggal 30 Desember 2025, post dibuat lebih cepat karena besok tanggal 31, hari nya cath sampai malam, dan mungkin akan pulang larut malam, so mumpung sempat kita buat aja post di hari ini ya. Kondisi di luar sedang hujan berpetir - petir dan dingin, so better kita menghangatkan diri dulu di kamar sambil buat post di blog yang sudah berdebu ini
2025 Reflection
Tema besar tahun ini adalah : langkah kecil yang (saya percaya) akan menjadi besar
1. What this year has been like ?
Awal tahun so far mulus aja, but 4 bulan terakhir saya berani mengambil resiko berjalan menjadi seorang fellow cardiologi pediatri yang dimana itu berasa banget darderdor nya. Like, what fellow apa ini berat banget, serasa kembali menjadi seorang residen junior lagi. Perasaan dominan saat ini adalah lelah dan bingung, berharap semua kebingungan dan kelelahan ini bisa saya pelan-pelan nikmati sehingga ga buat stress..huhuhu
2. Lesson from this year :
Tahun ini mengajarkan ke saya bahwa yang bisa kita andalkan pada akhirnya adalah diri sendiri. Jangan pernah berharap kepada manusia, karena ada kemungkian akan kecewa. So, berusaha lah sendiri hingga kamu sadar bahwa menjadi kuat adalah satu-satunya pilihan yang kamu punya. Itu seperti menjadi fellow junior selama 3.5 bulan, sendirian menghadapi kerasnya dunia per fellow an. Hiks. Tapi pada akhirnya, cara ini yang membuat saya banyak belajar, bahwa diri ini butuh tekanan supaya ga manja dan tidak bergantung pada orang lain. Itu seperti proses kita disuntik vaksin, pre suntik dan proses nya diawali oleh rasa takut dan nyeri, namun pada akhirnya setelah disuntik, ada perasaan, cuma gini doang. CUMA GINI DOANG yang penuh DARDERDOR, PULANG MALEM, BADAN SAKIT, KETAWA KETIWI DI JALAN JAM 1 PAGI.
Kegiatan fellow yang sudah 4 bulan juga mengorbankan waktu dengan keluarga. How I missed my sons so much. Maafkan mama hingga 2027 tidak secara rutin membersamai kalian ya nak, saat waktunya tiba, semoga semua akan indah pada waktunya. Maaf ga bisa nemenin terima raport, maaf ga bisa nemenin saat pentas Natal, maaf ga bisa nemenin tiap weekend main ke mall, maaf ga bisa ajak baca buku cerita tiap malam.
Pelajaran fellow ini juga merembet ke kehidupan sosial. Saya mengenal berbagai macam teman dengan tingkah polah yang berbeda. Bagaimana saya merasa bahwa kehidupan sekian lama ini, ternyata saya cukup egois juga. Ada yang namanya saat-saat kita harus menurunkan standar ego dan berkorban untuk orang lain. Hmm harus belajar lebih sabar lagi pada orang lain dan belajar melihat orang lain dari sudur pandang yang berbeda
3. Hal yang saya banggakan dari diri saya di tahun 2025 :
Terimakasih karena sudah bertahan. Dari kehidupan fellow yang berat. Dari rasa kangen sama anak. Dari rasa kangen sama orangtua dan suami. Terimakasih sudah bertahan di 4 bulan ini. Masih ada 15 bulan lagi, dan semoga akhir tahun 2026 lagi, saya akan bisa menulis cerita yang lebih baik lagi
Terimakasih untuk anak-anak yang tidak drama ditinggal emak nya, yang sudah bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik, walaupun masih sering berantem dan marah-marah.
Terimakasih untuk support system yang tidak kenal lelah mensupport supaya proses fellow ini bisa berjalan tanpa terlalu banyak pikiran. Untuk suami yang selalu menanggung tiket PP CGK-LOP tanpa pernah perhitungan, yang rutin ngunjungin istrinya kalau ga sempat pulang. Buat bapak mama yang selalu jaga anak-anak dan mengajarkan saat ujian, untuk bibik-bibik yang bantu jaga anak-anak dan nemenin bobok meskipun target bisa bobok sendiri belum terpenuhi ya >.<. Terimakasih untuk semua
4. Things I choose to release :
Waktu bersama anak-anak. Maaf nak, semoga perasaan ini tidak akan menjadi penyesalan yang berkepanjangan nantinya. Mohon maaf untuk saat ini mama belajar dulu, kakak dan adik belajar juga sama-sama ya.
Kebiasaan yang akan coba saya lepaskan adalah : kebiasaan menunda dan memberikan self reward berlebihan. Banyak banget waktu terbuang percuma hanya dengan scroll-scroll hape. Tanpa ada melakukan sesuatu yang produktif. Semoga next year bisa lebih mengatur waktu untuk hal-hal yang berguna. Dan satu lagi, ga sering bolos untuk olahraga.
Dan mungkin ada 1 lagi yang tidak perlu dibawa ke tahun depan. Rasa takut untuk salah. Masih dalam tahap belajar untuk menerima hal ini. Karena saat ini lagi hidup di lingkungan yang sepertinya kita ga boleh salah. Hix >.<
5. Saya berharap di masa depan saya bisa :
Merasa lebih bisa bersyukur dan mengurangi keluhan
Mengurangi rasa bersalah karena meninggalkan anak-anak
Lebih berani mengambil resiko
Hidup dengan bisa memanajemen stress dengan baik
Lebih bisa berterima kasih pada diri ini =)
6. A gentle massage to my self :
Dear me, terimakasih karena sudah bertahan sejauh ini. Semoga Tuhan selalu memberkati perjalanan full fellow di tahun 2026 besok, dan saat akhirnya akan tiba, bisa mengakhiri dengan indah dan bisa bermanfaat untuk orang banyak. Saya yakin kita akan bisa, dengan semua badai dan pelangi nya. Terimakasih 2025 atas semua pelajaran berharga nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar